Title of article
PENGARUH VARIASI TEKANAN KEMPA TERHADAP KUAT LENTUR KAYU LAMINASI DARI KAYU MERANTI DAN KERUING
Author/Authors
Anshari, Buan Universitas Mataram - Fakultas Teknik - Jurusan Teknik Sipil, Indonesia
From page
25
To page
33
Abstract
Pemakaian kayu sebagai bahan struktural tidak hanya terbatas sebagai kayu utuh, tetapi juga sebagai balok laminasi atau glulam. Proses perancangan kayu dipengaruhi beberapa faktor seperti, tingkat keahlian perancang, faktor kayu yang digunakan beserta kombinasinya, perekat dan proses perekatannya serta proses pengempaannya. Penelitian ini mencari besar tekanan kempa optimum untuk mendapatkan kekuatan lentur maksimum kayu laminasi dari kayu Keruing dan Meranti yang direkatkan dengan perekat Polivynyl Asetat (PVA) dan Melamin Formaldehyde (MF). Kombinasi yang digunakan pada benda uji lamiasi adalah Keruing Meranti Keruing (KMK), Keruing Keruing Meranti (KKM), dan Keruing Meranti Meranti (KMM), dengan tekanan kempa rencana sebesar 0,2 MPa, 0,6 MPa, 1,0 MPa, dan 1,4 MPa untuk semua kombinasi. Proses pengempaan dilakukan selama enam jam. Hasil pengujian pada benda uji kuat lekat menunjukkan keteguhan rekat maksimum sebesar 75,13 kg/cm2 dicapai dengan tekanan kempa 0,6 MPa dengan perekat MF. Sedangkan pada balok laminasi kuat lentur maksimum mencapai 656,37 kg/cm2 pada tekanan kempa 0,6 MPa dengan kombinasi kayu Keruing Meranti Keruing dan perekat MF.
Keywords
kayu laminasi , tekanan kempa , keteguhan rekat , kuat lentur
Journal title
Civil Engineering Dimension
Journal title
Civil Engineering Dimension
Record number
2551247
Link To Document